Christophe Galtier resmi menggantikan Mauricio Pochettino menjadi pelatih baru klub raksasa asal Prancis Paris Saint-Germain (PSG).
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Pria berusia 55 tahun yang kenyang pengalaman melatih di klub-klub Liga Prancis ini dikontrak selama dua musim hingga 2024.
Dalam pernyataan di laman resminya, PSG mengucapkan selamat datang kepada Christophe Galtier yang menandatangani kontrak hingga 30 Juni 2024.
Pelatih yang merupakan mantan bek ini mengawali karier kepelatihan sebagai asisten.
Selanjutnya, Christophe Galtier menjadi pelatih kepala Saint-Etienne (2009-2017), Lille (2017-2021), dan Nice (2021-2022).
Galtier sukses mempersembahkan trofi pertama untuk Saint-Etienne dalam 32 tahun saat menjuarai Coupe de la Ligue 2013.
Kesuksesan tersebut membuat Saint-Etienne bisa mencicipi kompetisi klub Eropa yang lama diidam-idamkan oleh para suporter.
Saat menjadi pelatih Lille, Galtier menerapkan struktur sepak bola yang dibuat oleh Luis Campos.
Hasilnya terlihat baik, Lille mampu menjadi runner-up Liga Prancis pada 2019 dan menghuni posisi keempat semusim setelahnya.
Nama Christophe Galtier semakin diperhitungkan saat mampu membawa Lille menjuarai Liga Prancis pada 2021.
Hal tersebut cukup menggemparkan publik sepak bola mengingat Lille mampu memutus rentetan juara tim bertabur bintang PSG.
Sayangnya, tren positif Lille terhenti karena Galtier justru hengkang ke Nice semusim setelah menjadi membawa Lille menjadi juara.
Selain prestasi klub, Christophe Galtier sukses mengantongi beberapa gelar individu seperti penghargaan manajer terbaik Ligue 1 sebanyak tiga kali (2013, 2019, dan 2021).
Artikel menarik lainnya:
Catat! Ini Kolaborasi BRI, Pegadaian, dan PNM Agar UMKM Naik Kelas