
Diperbarui: Juli 2026
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI 2026 masih menjadi salah satu solusi pembiayaan paling terjangkau bagi pelaku UMKM di Indonesia. Program yang disubsidi pemerintah ini kembali dibuka dengan sejumlah pembaruan penting dibanding tahun-tahun sebelumnya — mulai dari suku bunga, kategori plafon, hingga skema pengajuannya.
Artikel ini merangkum tabel angsuran KUR BRI 2026 terbaru lengkap dengan simulasi cicilan bulanan, suku bunga per kategori, dan syarat pengajuannya — supaya Anda bisa menghitung sendiri kemampuan bayar sebelum mengajukan pinjaman ke BRI.
Jenis dan Plafon KUR BRI 2026
Pemerintah dan BRI membagi KUR 2026 menjadi tiga kategori berdasarkan besaran plafon:
- KUR Super Mikro: plafon maksimal Rp10 juta, cocok untuk usaha yang baru mulai berjalan
- KUR Mikro: plafon di atas Rp10 juta sampai Rp100 juta
- KUR Kecil: plafon di atas Rp100 juta sampai Rp500 juta, biasanya memerlukan dokumen jaminan seperti sertifikat tanah, sertifikat rumah, atau BPKB kendaraan
Catatan: ketentuan ini bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan resmi BRI, jadi selalu cek ulang di kur.bri.co.id sebelum mengajukan.
Bunga KUR BRI 2026
Salah satu perubahan besar di tahun 2026 adalah penerapan bunga flat, bukan lagi skema berjenjang seperti sebelumnya:
- KUR Super Mikro: 3% efektif per tahun
- KUR Mikro & KUR Kecil: 6% efektif per tahun untuk pengajuan pertama
- Untuk pengajuan berulang (suplesi kedua, ketiga, dst.), bunga bisa naik bertahap hingga 7–9%
Perhitungan angsuran menggunakan bunga flat: cicilan pokok didapat dari plafon dibagi tenor, sedangkan bunga dihitung dari plafon dikali suku bunga per tahun dibagi tenor. Total dari cicilan pokok dan bunga inilah yang menjadi angsuran bulanan Anda.
Tabel Angsuran KUR BRI 2026
Berikut simulasi angsuran per bulan berdasarkan plafon pinjaman dan tenor (jangka waktu) — gunakan sebagai gambaran awal, angka final tetap ditentukan hasil analisis kelayakan usaha Anda oleh pihak BRI.
| Plafon Pinjaman | 12 Bulan | 18 Bulan | 24 Bulan | 36 Bulan | 46 Bulan | 48 Bulan | 60 Bulan |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Rp 1 Juta | Rp88.333 | Rp60.556 | Rp46.667 | Rp32.778 | Rp25.833 | Rp25.833 | Rp21.667 |
| Rp 10 Juta | Rp883.333 | Rp605.556 | Rp466.667 | Rp327.778 | Rp327.778 | Rp258.333 | Rp216.667 |
| Rp 20 Juta | Rp1.766.667 | Rp1.211.111 | Rp933.333 | Rp655.556 | Rp516.667 | Rp516.667 | Rp433.333 |
| Rp 30 Juta | Rp2.650.000 | Rp1.816.667 | Rp1.400.000 | Rp983.333 | Rp775.000 | Rp650.000 | Rp650.000 |
| Rp 40 Juta | Rp3.533.333 | Rp2.422.222 | Rp1.866.667 | Rp1.311.111 | Rp1.033.333 | Rp866.667 | Rp866.667 |
| Rp 50 Juta | Rp4.416.667 | Rp3.027.778 | Rp2.333.333 | Rp1.638.889 | Rp1.291.667 | Rp1.083.333 | Rp1.083.333 |
| Rp 60 Juta | Rp5.300.000 | Rp3.633.333 | Rp2.800.000 | Rp1.966.667 | Rp1.550.000 | Rp1.300.000 | Rp1.300.000 |
| Rp 70 Juta | Rp6.183.333 | Rp4.238.889 | Rp3.266.667 | Rp2.294.444 | Rp1.808.333 | Rp1.516.667 | Rp1.516.667 |
| Rp 80 Juta | Rp7.066.667 | Rp4.844.444 | Rp3.733.333 | Rp2.622.222 | Rp2.066.667 | Rp1.733.333 | Rp1.733.333 |
| Rp 90 Juta | Rp7.950.000 | Rp5.450.000 | Rp4.200.000 | Rp1.966.667 | Rp1.550.000 | Rp1.300.000 | Rp1.350.000 |
| Rp 100 Juta | Rp8.833.333 | Rp6.055.556 | Rp4.666.667 | Rp3.277.778 | Rp2.277.778 | Rp2.583.333 | Rp2.166.667 |
Simulasi di atas berdasarkan skema bunga flat 6% per tahun. Cicilan aktual bisa berbeda tergantung tenor final, jenis KUR, dan hasil analisis risiko dari BRI.
Denda Keterlambatan Membayar
Sama seperti sebelumnya, keterlambatan pembayaran angsuran KUR BRI dikenakan denda sebesar 2% per hari dari total angsuran yang tertunggak, meski penerapannya bisa berbeda di tiap cabang karena BRI umumnya lebih mengutamakan musyawarah dengan debitur.
Rumus dendanya:
Jumlah Angsuran x 2% x Jumlah Hari Keterlambatan = Denda Pembayaran
Denda ini dibayarkan bersamaan dengan cicilan bulanan, jadi total yang harus dibayar adalah cicilan pokok + bunga + denda keterlambatan (jika ada).
Syarat Pengajuan KUR BRI 2026
Berdasarkan ketentuan resmi BRI, berikut syarat utama yang harus dipenuhi:
- Warga Negara Indonesia dengan e-KTP yang masih berlaku
- Usia minimal 21 tahun, atau sudah menikah dan punya KTP sendiri (maksimal 65 tahun saat kredit lunas)
- Memiliki usaha produktif yang sudah berjalan minimal 6 bulan
- Melampirkan Surat Keterangan Usaha (SKU/SKDU) dari kelurahan/desa setempat
- NPWP pribadi wajib untuk plafon di atas Rp50 juta
- Untuk KUR Kecil (Rp100 juta–Rp500 juta), wajib melampirkan dokumen jaminan seperti sertifikat tanah, sertifikat rumah, atau BPKB kendaraan
- Menyertakan foto usaha sebagai bukti aktivitas bisnis berjalan
- Tidak memiliki tunggakan kredit di bank/fintech lain (dicek lewat SLIK OJK)
- Satu NIK hanya boleh punya satu KUR aktif — pinjaman lama harus lunas dulu sebelum mengajukan yang baru
Cara Mengajukan KUR BRI 2026
Pengajuan bisa dilakukan dua cara:
Online, melalui situs resmi kur.bri.co.id — daftar akun, isi data usaha, unggah dokumen, lalu tunggu proses verifikasi dan survei dari petugas BRI.
Offline, dengan datang langsung ke kantor cabang BRI terdekat membawa KTP, KK, NIB/surat keterangan usaha, dan dokumen jaminan (jika mengajukan KUR Kecil). Cara ini cocok bagi Anda yang ingin berkonsultasi langsung soal plafon dan simulasi cicilan yang sesuai kebutuhan usaha.
Setelah dokumen lengkap, BRI akan melakukan survei ke lokasi usaha sebelum pengajuan disetujui dan dana dicairkan.
Catatan: Informasi bunga, plafon, dan simulasi cicilan di atas bersifat estimasi dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan terbaru Bank BRI dan pemerintah. Selalu konfirmasi ke kantor cabang BRI terdekat atau situs resmi kur.bri.co.id sebelum mengajukan pinjaman.
